Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) merupakan indeks komposit yang tersusun dari beberapa variabel yang mencerminkan tingkat keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan dalam bidang politik dan ekonomi. Pada kurun waktu 2009-2011 Kota Semarang mengalami peningkatan capaian IDG sebesar 1,29 poin menjadi 64,48 pada tahun 2011. Capaian tersebut merupakan yang terendah dibandingkan dengan 5 kota lainnya di Jawa Tengah.

Grafik 3.1 Indeks Pemberdayaan Gender Kota Semarang Tahun 2009-2011

Sumber : Kementerian PP dan PA tahun 2012

Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) terdiri atas 3 indikator pembentuk, antara lain: 1) keterlibatan perempuan dalam parlemen, 2) perempuan yang berkecipung dalam pekerjaan managerial, professional, administrasi, dan teknisi, dan 3) sumbangan perempuan dalam pendapatan kerja. Adapaun indikator komposit IDG dapat kita lihat pada tabel 3.5. Sementara jika dibandingkan dengan kabupaten/kota di Jawa Tengah IDG Kota Semarang berada pada posisi ke- 22, seperti bisa kita lihat pada grafik 3.5.

Tabel 3.1 Capaian Indikator Komposit IDG Kota Semarang Tahun 2011

No

Indikator Komposit IDG

Capaian

1

Keterlibatan perempuan dalam parlemen (%)

12

2

Perempuan yang berkecipung dalam pekerjaan managerial, professional, administrasi, dan teknisi (%)

48,64

3

Sumbangan perempuan dalam pendapatan kerja (%)

34,38

Sumber: Kementerian PP dan PA, 2012

 

Grafik 3.2 Indeks Pemberdayaan Gender Kabupaten/Kota Di Jawa Tengah Tahun 2011

Sumber : Kementerian PP dan PA Tahun 2012