Arah kebijakan dalam rangka mengurangi  jumlah penduduk miskin dilaksanakan  sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat  dengan Program Pro Rakyat dilaksanakan   melalui 3 (tiga) klaster yaitu (1) Peningkatan perlindungan sosial; (2) Peningkatan pemberdayaan masyarakat dan penguatan kelembagaan di tingkat kelurahan dan (3) Memperluas fasilitasi dan pemberdayaan koperasi dan UMKM, dengan program sebagai berikut : 

  1. Memperluas  lapangan  kerja dan kesempatan berusaha..
  2. Meningkatkan pelatihan dan produktivitas tenaga kerja
  3. Meningkatkan jaminan perlidungan tenaga kerja
  4. Meningkatkan keterampilan tenaga kerja, fasilitasi  usaha mikro, kecil dan menegah dan koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  5. Meningkatkan fasilitasi dan pemenuhan  gizi bagi Balita dan  Ibu Hamil
  6. Peningkatan  pemenuhan kecukupan pangan  melalui meningkatkan distribusi, ketersediaan dan  terjangkau daya beli masyarakat.  

Kebijakan yang bisa diambil dalam rangka mencapai tujuan untuk mencapai pendiidikan dasar untuk semua adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kualitas  Proses Belajar Mengajar (PBM)
  2. Meningkatkan motivasi semangat belajar sisiwa untuk dapat menyelenseaikan pendidikan tepat waktu.
  3. Meningkatan keterjangkauan biaya pendidikan dasar pada semua golongan masyarakat, sehingga penduduk miskin mampu  menyekolahkan anaknya  sampai pada jenjang pendidikan dasar. 

Kebijakan yang bisa diambil dalam rangka mencapai tujuan untuk menanggulangi kemiskinan dan kelaparan adalah sebagai berukut:

  1. Meningkatkan akses dan pelayanan penyelenggaraan pendidikan  di semua jenjang pendidikan
  2. Meningkatkan kapasitas dan ketrampilan perempuan agar kontribusi perempuan dalam pekerjaan upahan di sektor non pertanian meningkat
  3. Meningkatkan kapasitas pendidikan politik dan rasio perempuan yang duduk di lembaga legislatif.

 

Kebijakan yang bisa diambil dalam rangka mencapai tujuan untuk menurunkan angka kematian anak adalah sebagai berikut:

  1. Percepatan penurunan angka kematian anak diarahkan pada upaya peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan dalam penanganan bayi baru lahir dan balita, penanganan penyakit menular, peningkatan sarana prasarana puskesmas sebagai pelayanan kesehatan dasar di masyarakat dan peningkatan perilaku masyarakat untuk hidup sehat.
  2. Peningkatan kesehatan bayi dan balita yang diarahkan pada peningkatan deteksi tumbuh kembang anak, peningkatan peran posyandu, PAUD, dan perwujudan Kelurahan Ramah Anak dan Kota Layak Anak dan peningkatan cakupan imunisasi campak.

 

Kebijakan  dalam rangka mencapai tujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu,  sebagai berikut:

  1. Percepatan penurunan Angka Kematin Ibu diarahkan pada peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan dalam penanganan persalinan, peningkatan puskemas PONED dan rumah sakit PONEK, peningkatan peran suami dalam SUAMI SIAGA, revitalisasi Gerakan Sayang Ibu, Inisiasi menyusui dini di pelayanan ibu bersalin baik  Puskesmas Rawat Inap, Rumah Sakit maupun bidan praktek.
  2. Peningkatan kesehatan reproduksi remaja diarahkan pada peningkatan KRR dan PIK dalam memberikan pendidikan kesehatan reproduksi sehat pada remaja
  3. Peningkatan Contraceptive Prevalensi Rate diarahkan pada peningkatan pemanfaatan alat kontrasepsi jangka panjang bagi akseptor KB, peningkatan peran laki-laki dalam berpartisipasi dalam program KB.

 

Kebijakan yang bisa diambil dalam rangka mencapai tujuan untuk memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Penurunan prevalensi HIV AIDs diarahkan pada peningkatan penemuan kasus, pelaksanaan VCT, pemantauan pada masyarakat yang memiliki resiko penularan HIV AIDS dan peningkatan peran seluruh stakeholder.
  2. Penurunan kasus TB Paru  diarahkan pada peningkatan penemuan kasus (CDR) TB, peningkatan petugas dalam pemantauan DOTs, peningkatan lingkungan sehat.
  3. Penurunan kasus DBD diarahkan pada peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, pelaksanaan program pemantauan jentik nyamuk, dan peningkatan peran masyarakat

 

Kebijakan yang bisa diambil dalam rangka mencapai tujuan untuk memastikan kelestarian lingkungan hidup adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan perda RTRW dengan melibatkan semua stakeholder terkait.
  2. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya konservasi, pengelolaan, dan pengendalian  lingkungan hidup serta kesehatan lingkungan.
  3. Mengoptimalkan kembali gerakan penghijauan lingkungan
  4. Meningkatkan pengawasan dan pengendalian emisi gas karbondioksida.
  5. Menerapkan pemakaian teknologi tepat guna dalam pengelolaan pertanian dan peternakan
  6. Mengurangi/membatasi pemakaian bahan perusak ozon dan sejenisnya.
  7. Peningkatan kapasitas baik dari sisi teknis maupun non-teknis kelompok nelayan.
  8. Peningkatan sarana dan prasarana dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan air bersih
  9. Peningkatan sarana dan prasana sanitasi dasar bagi masyarakat
  10. Meningkatkan ketersediaan jumlah rumah layak dan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah

Optimalisasi kelompok masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan permukiman